RSS

Fisika yang menyebalkan. Dinikmati jadi memusingkan. Tapi ku cinta...

Fisika yang menyebalkan. Dinikmati jadi memusingkan. Tapi ku cinta...

Masih kamu

Masih tentangmu
menggema di dalam pikirku
seperti tak akan ada nama lain
yang akan mengisi kekosongan

Tapi suatu hari, akan ada yang lain
dan namamu akan memudar perlahan
Bahkan, membayangkan ini sangat menyakitkan di hatiku

Aku bertanya-tanya bagaimana kau mampu melalui ini
aku ingin tahu apa kau pernah merindukanku
tapi semakin ku ingin tahu semakin dalam terluka
bagaimana tidak, di hatimu telah ada orang lain
dan setiap kata untuknya adalah air mata bagiku

Tapi inipun akan berlalu
hari berganti dan aku akan melupakanmu
ku harap aku mampu













:) Vi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Evening Sky


I have a habit which is I cannot look up to see the evening sky any day.
I hate the feeling as if the whole world is gonna leave me.

That sun falling faraway will come here tomorrow.
It seems that it would not the sunshine that brightened me.

Love comes again though you leave me.
Even if I had a clamorous parting.
You weigh on my mind over and over like this.

I laugh for loving something occasionally.
I feel the happiness more occasionally.
But you are deep in me.

Whenever I give someone my heart I have a habit of saving the half.
I hate the foreboding that if I give all of it he would just leave me.

I cannot give this half to anyone
But I don’t want me broken half way to show up

Love comes again to me though you leave me.
Even if I had a clamorous parting.
You weigh on my mind over and over like this.

I laugh for loving something occasionally.
I feel the happiness more occasionally.
But you are deep in me.

Where abouts is your mind?
I wonder if it has hovered around me.
Just like me, once in a while.
I realized that time could not wipe everything out.
I ain’t still able to call your name comfortably.

Somebody not you hugs me.
And somebody not me hugs you.
Although days flow eternally like this.

The words that I didn’t say yet to you remain in my mouth.
The love that I didn’t give the whole remain in my mind.
Maybe you are still in me…


Evening Sky_Ailee

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bunda Maria

Suatu saat nanti, ketika aku berada di tempat itu
Aku ingin melihatmu berdiri diantara para malaikat
Dan, maukah kau tersenyum padaku
Seperti kita sudah pernah bertemu sebelumnya?



:) Vi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lagu Rindu

Aku menulis lagu rindu untukmu
Dan kau menulis lagu rindu untuknya



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tuapeijat



July 3 rd 2016

Aku harus mengurus beberapa  surat terkait kependudukan di Tuapeijat, tempat yang tidak begitu kusukai. Oleh mahalnya biaya hidup, oleh gaya hidup para pegawai pemerintahan, oleh pengalaman hidup disana ketika tamat SMA dulu (skip it). Hal ini menumbuhkan ketidaksukaanku untuk tinggal disana.
Terpaksa, adalah kata yang menghantarkanku ke sana. Dan note ini kutulis sehari setelah kembali dari Tuapeijat.

Aku bersyukur Tuhan memaksaku untuk mengurus surat-surat itu di Tuapeijat, sehingga aku dipertemukan dengan keluarga baik yang lucu. Terkadang, hal baik dan indah kita temukan saat kita melakukan hal dengan terpaksa. Hidup suka begitu, tak tertebak. 

Kembali ke Tuapeijat.
Keluarga Bapak Taslim Samongilailai dan Ibu …. Saleleubaja. (Tak kuagai onim tante, bojoik).  Mereka menyambut ku dan adekku (Lina) dengan baik di sana. Memperlakukan kami seperti saudara sendiri, padahal jika digali-gali, tak ada hubungan keluarga selain hubungan yang dibuat buai’ Adam sama buai’ Hawa. Anak-anaknya juga baik. Biar ku perkenalkan. Ada si Wan yang kuliah di UPI, si Jendri kelas 3 SMP, si Esteik kelas 5 SD dan si Putri anak yang ketemu di bakkat bago’. Hahaha. Just Kidding Put. Ada Ian juga, teman, sahabat, dan abang, yang sebernarnya memperkenalkan aku dengan keluarga ini. 






(Jendri, Wawan, Putri, Lina, Aku)

Karena pengurusan surat-surat mudah dan cepat, maka banyak waktu dan hari yang kami lewati dengan mono. Tapi karena karena karena, maka kami pergi mugejek juga ke tugu Sikerei di kilo 9 dan ke pantai Mapaddegat. Mandi laut.  Indah, tak seperti namanya Jhehe. Putih pasirnya, biru lautnya sebiru langitnya. (langit di atas, bukan di bawah hahaha).


 (Aku dan Asteik, menikmati pantai dengan cara masing-masng)

 (Persiapan matang mah kawan, bawa subuk. Abis berenang, makan, terus berenang lagi, makan lagi)


Malamnya, atau diwaktu kerja atau masak, si tante akan bercerita banyak, tentang keluarganya, tentang lawakan mentawai dan banyak lagi. Kami akan sibuk dengan hp masing-masing. Hahaha… namun  ketika beliau menceritakan cerita lawak, aku akan mendengarnya baik-baik, tak mau ketinggalan. Lucuuuu sekali. Saking lucunya, aku gak bisa membaginya di sini. :D

Jadi kami sering berdiskusi dengan Ian, tentang banyak hal, termasuk rahasia awetnya hubungan suami istri di rumah ini (banyakan curhat tentang Hesti dia ding, hahaha). Rahasianya, mereka selalu mendiskusikan segala hal, berdua saja. Romantis kan? 
Karena simaman sibuk kerja hingga pulang jam 3 dini hari, dengan setia sitante nungguin sambil tidur :D. lalu mereka akan membahas hal-hal rumit yang mereka alami dalam pekerjaan, anak-anak, tetangga dan semua hal. Hihi… dapet bekal inih.


Jadi, aku berterima kasih pada temanku Ian, pada tante dan keluarganya, pada Tuhan yang baik. Semoga aku bisa baik seperti mereka :)
 
 
Perjalanan pulang :) Beautifull :)

:) Vi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Travel

















:) Vi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ilalang dan pagar tua



Aku berharap waktu dapat kembali, membalikkan semua hal yang pernah ada dan mengembalikan semua hal yang pernah pergi. Jika dapat, ilalang akan lebih pantas mengisi tanah kosong, karena mawar terlalu indah. Aku tak cukup tangguh untuk merawatnya… Jika itu adalah ilalang, ia akan merawatku walau ia mengering oleh terik. 

Membayangkan mu hidup dalam kelimpahan dan bahagia, menyenangkan hatiku. Bersama nyanyian dan tawa. Aku? Hanya penghalang yang merisihkan, seperti pagar tua dan lapuk. Hanya ilalang yang tumbuh dan menemaninya. 

Dan jalanku tak seindah tampaknya. Hari-hari lalu tak semanis kata. Kau kecewa mengetahuinya.
Pikirku, biarlah aku dengan hidupku dan kau dengan hidupmu. Kita berada di jalan yang berbeda, sangat berbeda. Bukan seperti mawar dan ilalang, namun seperti mawar dan pagar lapuk.




:) Vi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS